Minggu, 29 Desember 2019

Hmmmm ada yang berbeda

28 Desember 2019, tulisan ini saya tulis.


Teringat ada blog ini yang dulu saya rawat dengan hangat, tapi karena kesibukan; bekerja, merintis bisnis kecil, bercengkrama dengan banyak orang, dan kesibukan lainnya.
Akhirnya blog ini terbengkalai, hampir-hampir saya melupakannya.


Dan sekarang sepertinya untuk tulisan saat ini dan kedepannya blog ini akan saya muat dengan konten yang lebih serius.
Yang melibatkan kehidupan, perasaan, hati, suka-duka, dan kawan satu angkatannya.

Bukannya meninggalkan konten komedi, hanya saja sebaiknya komedi hanya jadi selipan saja untuk konten konten lainnya. Karena saya sudah tidak bergabung dengan komunitas stand up comedy. akibatnya berubah pola pikir saya, yang tadinya memprioritaskan lawak dan lelucon, perlahan menjadi ya... begini lah

Bung Fiersa dalam garis waktunya menyampaikan bahwa,

"Karakter seseorang itu kolektif, mengambil dari sana-sini apa yang dia lihat dan dapatkan"

Artinya, seseorang itu sebelum menciptakan jati diri yang sesungguhnya maka mencari-cari dari karakter yang dilihat; hmmmm mungkin lebih tepatnya dari idola-idolanya.

Mungkin perubahan saya didominasi oleh kolektifan dari sekian banyak orang. Entah dari kehidupan nyata ataupun maya.


Yasudah, sekian basa-basinya.



PERJALANAN DAN PERASAAN

Setiap orang pasti memulai perjalanan asmaranya, tapi dengan pola dan waktu yang berbeda-beda.

Ada yang sudah suka-sukaan pada saat taman kanak-kanak, Dengan permodusan bermain kejar-kejaran, mencari bunglon atau kadal untuk menakut-nakuti orang, atau juga merebut barang orang itu sampai menangis sejadi-jadinya.

Yaaaa namanya anak-anak seusia itu, mencari perhatiannya begitu.


Beranjak sekolah dasar berubah cara mencari perhatiannya.
Dengan sok menyukai musik berbahasa asing agar terlihat keren, padahal terjemahnya pun tidak tau.
Ada juga menjadi jamet, memanjangkan dan memirang rambutnya dengan warna yang begitu silau dimata orang lain. Ya seperti tupai pohon kelapa lah.


Kemudian perubahan yang sangat signifikan berada di masa sekolah menengah pertama.
Dimana tampilan pakaian berubah sudah tidak jamet lagi.
Sudah mengerti apa itu fungsi pomade dan parfum, berangkat sekolah bak elvis presley, kemudian pulang sekolah bak hulk yang habis meluluh lantakan kota, dekil !!!


Seiring berjalannya waktu. Dan masa sekolah menengah atas menjadi pembentukan karakter.
Dimana waktu dan pengalaman menjadikan seseorang itu mempunyai ciri khasnya.

Ada yang berpenampilan rapih dengan baju yang dimasukkan,
Ada yang berpenampilan seperti dilan dengan jaketnya,
Ada yang berpenampilan ala kadarnya karena tidak mau repot berdandan,
Dan terkadang jamet juga masih ada.

Semua itu dilakukan hanya untuk mencari perhatian, memburu incarannya, lalu menjadikannya pasangan.


Selepas beranjak dari fase tersebut dan mulai menata kehidupan; ada yang kuliah, ada juga yang bekerja. Dan disinilah malah mulai malas untuk mencari pasangan.
Berat langkah ini untuk mencarinya, mungkin karena terlalu banyak merasakan penolakan, atau pun patah hati karena ditinggalkan. Jadi sudah cukup penderitaan ini :'

Wqwqwqwqwq kasihannn :'D



DIA TAK KUNJUNG PEKA

Dia sudah terlihat, sangat menawan dan anggun. *Tapi bukan anggun "apa.... aku jadi duta shampoo lain ?"
Bukan bukan, ini anggun dirinya. Bukan anggun yang iklan.

Lalu kamu mencari kontak dan nama sosial medianya.
Perlahan mendekati, berbasa-basi dengannya.
Hingga hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun.
Balasan dan sikap dia masih acuh dan biasa saja denganmu.

Ada kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
Pertama. dia sudah memiliki pasangan, Tapi kamu tidak tau.
Kedua. Dia sedang dekat dengan orang lain, dan kamu juga tidak tau.
Ketiga. Dia tidak menyukaimu, entah karena wajahmu; penampilanmu; kedudukanmu; atau dompetmu.

Maka bergegaslah untuk memutar arah, menyerah dan kembali pulang.

Tidak usah disesali, dari pada dirimu diterima tapi hanya setengah hati. Lebih baik begini.

Dan dia juga bukan tidak peka, dia hanya tidak mau kamu.

Hentikan berjuang sendiri, superman yang kuat saja masih berjuang bersama tim justice leaguenya.



MENANG DAN KALAH

Kamu dan dia sudah berjalan lama berbulan-bulan atau sampai bertahun-tahun.
Tapi ada sebuah kutu tungau yang merusak, mencari-cari celah padah hubunganmu, lalu mencoba memisahkanmu, dan berharap untuk memiliki pasanganmu.

Bertahanlah dengannya, tapi jika pasangamu memilih untuk pergi bersamanya. Maka lepaskan

Jangan menahan apa yang menyakitimu.

Memang berat untuk berpisah, tapi lebih berat mengikhlaskan.

Satu cara agar tidak berlarut-larut dalam kekalahanmu ini adalah dengan memposisikan diri sekerdil dan sekecil mungkin agar kamu intropeksi diri dan menganggap kesalahan ini adalah kesalahanmu. Dan berdamailah dengan dirimu sendiri.

Kekalahan yang hampir membuatmu mati ini adalah sebuah proses untuk menguatkanmu.

Mungkin tidak menjadi kuat untuk menghadapi situasi ini lagi, tapi bisa saja menguatkanmu agar lebih berhati-hati dan peringatan agar tidak salah pilih.


SENDIRI DAN MENEPI

Perihal kalah, yasudahlah.

Jika dia ingin bersamanya, ya silahkan. Tidak usah lagi kamu memohon-mohon padanya.

Cinta itu saling memberi.
Kamu memberi kasih sayangmu, dan dia memberi kasih sayangnya.

Bukan kamu yang memberi kasih sayangmu, tapi kamu juga yang meminta kasih sayangnya. Bukan dia yang memberi kasih sayangnya.

Begitu pula cinta, harus saling memahami.

Yang harusnya dia menerimamu apa adanya dalam kondisi apapun.

Dan kamu berusaha memaksimalkan usahamu sampai ke taraf kamu jadi ada apanya.


Sulit memang memulihkan luka sekejap mata.
Perlahan kamu sembuhkan, tapi ada daya luka selalu membekas.

Maka jadikan bekas luka itu sebuah pembelajaran untuk perjalanan nanti.

Teringat mendiang bapak Zainudin MZ, bahwa perihal bersandar adalah bukan pada makhluk yang mempunyai banyak titik lemah dan kalah.
Maka bersandarlah pada Tuhan yang sama sekali tidak akan lemah dan tidak akan kalah.

Cobalah mencintai dengan hati.
Bukan fisik, materi, atau kedudukan, jadikanlah ranah ini sebagai bonusnya.

Lalu ciptakanlah bahagia bukan dengan unsur yang mudah hilang :)




Terima kasih sudah membaca tulisan ini, boleh bagikan dan tinggalkan komentar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih ,yang sudah menyempatkan membaca :)